Salah satu bahan populer pelengkap dapur saat memasak  adalah cabai. Dalam tulisan ini kita tidak membicarakan jenis-jenis cabai, melainkan hanya berbicara mengenai manfaat cabai. Memang benar, meskipun cabai itu rasanya pedas, tetapi cabai dikelilingi oleh banyak kegunaan atau manfaat.

kios-pertanian-cabai2

Manfaat cabai sekarang ini bukan hanya berguna bagi masyarakat kebanyakan, tetapi bahkan bagi orang-orang yang sudah sangat kayapun menjadi semakin kayak karena cabai.  Buktinya di pasar elit seperti super market, kita temukan produk olahan cabai seperti sambal botol, saus cabai, cabai bubuk, bumbu instan, dan masih banyak lainnya. Jelas, kan? Yang membuat olahan cabai dalam botol itu adalah produsen milik para konglomerat. Dan cabai lah yang memberikan manfaat besar kepada mereka.

Di kalangan masyarakat tertentu sampai sekarang manfaat cabai sudah sangat dikenal. Cabai digunakan untuk menyembuhkan sakit  rematik, sakit encok, otot tegang, bahkan cabai juga membantu pengobatan sakit jantung, sakit tengorokan dan membantu melancartkan aliran darah. Semua itu sudah dibuktikan kebenarannya melalui uji laboratorium medis dan diakui secara luas di seluruh dunia.

Mengapa manfaat cabai begitu banyak? Diantaranya adalah karena cabai memiliki kandungan senyawa yang bernama Kapsikidin, yaitu senyawa yang terdapat dalam biji-biji cabai. Senyawa ini berguna untuk memperlancar sekresi  asam lambung. Oleh sebab itu pula senyawa ini berguna untuk mencegah infeksi pada system pencernaan. Selain kapsikidin cabai juga memiliki senyawa kapsikol, yakni senyawa  yang ampuh untuk mengurangi rasa pegal-pegal, sakit gigi, sesak napas, termasuk gatal-gatal.  Barangkali Anda tidak tahu, atau belum mengetahui bahwa beberapa jenis obat gosok, atau jenis obat temple seperti koyo, untuk membuatnya menjadi hangat atau panas, diantaranya menggunakan rasa pedas (panas) dari cabai ini.

Selain manfaat cabai tersebut tadi,  manfaat yang juga sudah diketahui secara umum adalah manfaat cabai sebagai penyedap masakan. Tidak aka ada yang membantah kenyataan ini. Cabai ini memang pedas, bisa menyengat lidah, tetapi dirasa “nikmat” sehingga banyak orang ketagihan.

Penggemar masakan pedas, tidak akan mau makan kalau tidak ada rasa pedas cabai dalama masakan yang disantapnya . Cabai memang bumbu dasar yang “wajib:” ada di dalam dapur restoran ataupun dapur di rumah. Bagaimana dengan Anda? Penggemar cabai? Pasti tahu dong, manfaat cabai. Dengan melihat sambal saja napsu makan langsung timbul. Bahkan ketika makan usai, lidah yang masih terasa menyala kepedasan, tetapi “puas” menyantyap makan hanya karena ada pedasnya cabai. Benar, kan?

 

Comments are closed.

AE Visitor

Today Today 168
Yesterday Yesterday 119
This Week This Week 703
This Month This Month 1,699
All Days All Days 386,911