Bagi warga Indonesia generasi yang lahir sampai tahun 70 an kata “Belanda”  masih mengingatnya sebagai penjajah. Untuk generasi yang lahir sampai tahun 80 an, mungkin kata “penjajah”  itu sudah berbeda. Tetapi kali ini kita gunakan kata “Belanda” untuk sebutan sejenis tanaman bermafaat. Namanya “Terong Belanda”.

kios-pertanian-terung-belanda2

Mana yang benar? Terong atau Terung?  Tentunya sama sajalah! Kata Terong biasa diucapkan oleh masyarakat Jawa, sedang kata Terung lebih kepada Bahasa Indonesia. Kata Terung memang bisa dijumpai dalam kamus Besar Bahasa Indonesia. Malah masyarakat Jawa suka menyebutnya dengan “Terong Landa”.

Baiklah, kita langsung ke perbincangan mengenai Terong Belanda ini (kita gunakan kata Terong saja, ya!).

Awalnya Terong Belanda mulai dikenal di daerah Bogor tahun 1940 an. Nah itu masih jaman penjajahan Belanda di Indonesia. Mudah ditebak, karena yang membawa pertamakali adalah orang Belanda, maka dengan gampangnya orang Indonesia menyebutnya sebagai Terong Belanda.Padahal menurut keterangan di dalam literature ilmu tumbuh-tumbuhan, jenis Terong Belanda ini termasuk kedalam kelompok terong-terongan dengan nama Solanaceae. Buah ini berasal dari Amazon, Amerika Latin.

Ciri-ciri Terong Belanda ini antara lain :
Memiliki tangkai daun antara 5 – 10 cm panjang.
Bunga Terong Belanda berada pada jepitan didalam tangkai daun. Biasanya berwarna merah muda atau ada juga yang bercampur warna sedikit kebiruan.
Buahnya  berbentuk bulat telur atau ada juga  yang benar-benar bulat, berdimensi 3-10 cm x 3-5 cm, bergelantungan pada tangkainya yang panjang. Kulit buah tipis, licin, berwarna lembayung semu merah atau kekuningan.

Sebagaimana buah terong lainnya, Terong Belanda ini pada daging buahnya mengandung banyak sari buah dengan rasa agak asam.

Karena Terong Belanda ini hanya bisa tumbuh di daerah dingin, maka lebih banyak dijumpai di daerah Bogor (Jawa Barat) atau Dieng Wonosobo (Jawa Tengah). Sedangkan di daerah lain, agak kurang meskipun kalau Anda ingin menanamnya di daerah yang berhawa panas,  masih bisa tumbuh tetapi tentu tidak se-optimal kalau di daerah dingin seperti di dataran tinggi.

Terong Belanda biasa dikonsumsi dalam bentuk minuman. Hanya saja perlu ditambah sedikit gula karena rasa asamnya yang cukup kental. Sekarang mulai ada juga yang mengolahnya dalam bentuk sirup dalam kemasan botol. Dan di beberapa daerah wisata, ada tempat-temat yang menjual sirup buah Terong Belanda ini.

Kita semua rata-rata mengetahui bahwa rasa asam dalam jenis buah tertentu bermanfaat sebagai penambah kesehatan. Juga karena rasa asam dan segar yang dimilikinya itulah membuat orang percaya Terong Belanda bisa menambah kesehatan. Apalagi sudah dipastikan bahwa Terong Belanda ini memang  mengandung vitamin C dan Vitamin A.

Apalagi manfaatnya?

Menurut sebuah literature kesehatan,  disebutkan Selain vitamin C dan Vitamin A yang ada dalam kandungan Terong Belanda, juga memiliki  kandungan serat yang tinggi. Karena itu jelas berguna untuk mencegah kanker dan sembelit. Disebutkan, Terong Belanda ini juga mengandung antosianin, golongan flavonoid yang merupakan salah satu jenis antioksidan penangkal radikal bebas.

Nah, mulai sekarang, kalau Anda menjumpai minuman yang dibuat dari Terong Belanda, jangan ragu. Manfaatkan! Karena memang bermanfaat.

Comments are closed.

AE Visitor

Today Today 188
Yesterday Yesterday 119
This Week This Week 723
This Month This Month 1,719
All Days All Days 386,931